Cerita Seram dengan Maksud Tersembunyi

On Selasa, 20 Mei 2014 15 komentar


Hello semuanya! akhir-akhir ini... rasanya aku ketagihan membaca cerita horror di internet... aku menemukan cerita horror yang formatnya riddle... itu adalah semacam cerita horror yang tidak biasa~~ jadi cerita2 itu awalnya terlihat biasa saja, tapi jika kamu bisa menemukan maksud tersembunyi di cerita tsb, maka ceritanya akan berubah menjadi sangat seram!

Aku sudah membaca banyak riddle belakang ini, memang sih... ada beberapa cerita yang kubaca, tapi aku belum bisa menemukan bagian seramnya di mana? #otak lemot... tapi banyak juga cerita yang berhasil kupecahkan #ala detective

Kebanyakan cerita riddle yang ada di internet adalah cerita copas, yang udah diceritakan sejak bertahun-tahun yang lalu... jadi aku bisa dengan mudah mencari maksud tersembunyi di cerita itu melalui internet hahaha #kan ceritanya udah basi

Karena itulah... aku merasa tertantang untuk membuat cerita riddle yang kukarang sendiri... dan belum pernah di posting sebelumnya

Aku harap... kalian bisa memecahkan cerita2 yang kutulis di bawah ini, temukan maksud tersembunyi atau hal2 aneh di cerita2 tsb, dan tulis jawaban kalian di kotak komentar, atau di fp blog ini ya!


Cerita 1 : Ketika Dia Melihatku


Apakah kamu percaya pada kesetiaan cinta? namaku Elie, saat aku masih kecil... aku rasa, aku sudah merasakan~ apa itu yang disebut jatuh cinta~ aku jatuh cinta pada seorang anak laki-laki bernama Kaze... dia adalah anak dari sahabat papaku... Kaze adalah cinta pertama dan terakhirku.... dia itu cool, ganteng, pintar dan anak orang kaya... siapa sih yang tidak bisa menyukai orang seperti dia? hehehe.... tapi kurasa aku masih terlalu kecil saat jatuh cinta padanya, jadi saat aku menyatakan perasaanku~ Kaze malah memarahiku...

Mungkin aku harus menunggu beberapa tahun lagi, saat aku tumbuh lebih besar... aku janji akan tumbuh menjadi gadis yang cantik... dengan penampilan yang menarik, agar Kaze jatuh cinta padaku
 
Saat SMP, aku menyatakan cinta ku lagi pada Kaze, tapi dia tetap menolakku... sejak saat itu, dia berubah menjadi semakin dingin... dia mengacuhkanku, tidak lagi berbicara padaku, tidak lagi melihatku, tidak lagi menganggapku ada... dia itu memang sombong! dia selalu memarahi anak perempuan yang menyatakan cinta padanya, dan selalu mengacuhkan mereka, mereka semua pengganggu~ katanya.... dia hanya ingin fokus belajar

Tapi aku tidak akan menyerah... semakin sulit ditakhlukkan! semakin menarik bagiku... saat aku SMA, aku menyatakan cintaku lagi, tapi... dia tetap menolakku dan memarahiku... dia juga tetap bersikap dingin padaku... padahal aku sudah berubah menjadi gadis yang lebih cantik~ bahkan aku menjadi idola di sekolah... tapi kenapa ya? dia tetap tidak mau melihatku, aku selalu dianggap rendah olehnya! dingin sekali!

Saat kuliah... aku menyatakan cintaku lagi padanya, dia masih menolakku dan memarahiku.... aahhh! kenapa dia selalu saja seperti itu?? padahal, aku yakin... aku telah berubah menjadi lebih cantik... aku bahkan menjadi model terkenal sekarang!

Suatu hari... aku melihat Kaze pulang dari Kampus... dia berjalan ke arahku dan kami berpapasan... aku menyapanya tapi dia mengacuhkanku, dia memang selalu seperti itu, tidak pernah melihatku! ah sombong sekali!... lalu aku memutuskan untuk diam-diam mengikuti Kaze

Dia pergi ke sebuah cafe, apa dia pergi dengan cwe lain....? tapi kurasa dia hanya sendirian... hhmmm aku ingat! aku pernah makan di cafe ini sebelumnya! itu 3 hari yang lalu... makanan terakhir yang kumakan adalah strawberry shortcake ~ iya di cafe itu

Tiba-tiba Kaze bangkit dari tempat duduknya.... sepertinya dia sudah selesai... dia keluar dari cafe dan berjalan di terotoar yang ramai... ah sial! jangan sampai aku kehilangan jejaknya... kapan lagi aku bisa membuntutinya seperti ini, aku kan sulit sekali bertemu dengan Kaze akhir-akhir ini!

Lalu... Kaze terlihat berhenti di sebuah toko dan membeli sebuah majalah~

Aku melihat majalah itu... hei~ aku tidak menyangka! dia membeli majalah... dan gambar di cover majalah itu, adalah gambarku!! ternyata selama ini... dia melihatku! dia memperhatikanku...

Mungkin dia adalah tipe orang~ yang tidak bisa jujur dengan perasaannya dan terlalu malu untuk mengungkapkan perasaan yang sebenarnya... seperti cwo tsundere di dalam anime~~

Setelah membeli majalah... Kaze berjalan lagi, dia berhenti di sebuah jembatan... aku masih mengikutinya diam-diam... dia melihat majalah yang ia beli, dia terlihat lama sekali melihat fotoku di cover majalah itu... dan kudengar dia mengatakan sesuatu~

“Maaf telah menyiakanmu, kita memang tidak ditakdirkan bersama,”

Dan Kaze, membuang majalah itu... lalu pergi~

Aah~ apa itu! kasar sekali! aku kira dia membeli majalah itu karena dia mulai melihatku, ternyata dia tidak berubah...! masih tetap sombong dan menganggapku rendah! dia bahkan mengatakan kata2 penolakan cinta itu, di depan fotoku... benar2 cinta yang bertepuk sebelah tangan!

Aku lalu mendekati majalah yang Kaze buang, aku melihatnya lagi... apa yang salah dengan fotoku ini? apa fotoku jelek? tidak juga.... tapi aku terkejut membaca headline di majalah itu~~ aku tidak percaya!

Aku menarik kata-kataku tadi... Kaze memang membeli majalah itu, karena dia mulai melihatku dan memperhatikanku... dia ternyata peduli padaku~ aku senang sekali akhirnya dia melihatku juga!


Cerita 2 : Telepon Iseng


Ini adalah hari Minggu! aku akan memanfaatkan liburanku yang singkat ini!... jadwal hari ini adalah internetan seharian! aku lebih suka main internet daripada nonton TV, karena acara di TV akhir2 ini jelek! mending juga aku baca2 artikel di internet, seperti artikel yang berisi cerita horror, aku adalah penggemar cerita horror!

Hari minggu ini, aku sendirian di rumah... karena keluargaku sedang mengunjungi saudara yang baru saja melahirkan... sebenarnya aku diajak untuk pergi, tapi aku menolaknya... aku memilih untuk menjaga rumah saja, dan bersenang-senang di hari minggu ini hehe #iykwim

Internet di rumahku, masih menggunakan modem yang tersambung dengan telepon rumah melalui kabel... jadi kalo internetan, aku harus dekat2 dengan telepon rumah... karena kabel internetnya memang tidak panjang

Sejak pagi tadi... aku sudah siap internetan! aku menaruh laptop ku di atas meja, meja itu adalah tempat meletakkan satu2nya telepon rumahku.... aku duduk di depan meja, di sebelah kanan ada laptopku, di sebelah kiri ada telepon rumah... di tengah2 meja ada vas bunga kecil... hanya itu yang ada di atas meja

Akupun segera terlarut menyelami cerita2 horror di internet... wah~ cerita2nya lumayan membuat bulu kuduku merinding... bagaimana nih? padahal aku sendirian di rumah? untung saja, aku membaca nya bukan saat malam hari! jadi aku tidak terlalu takut

Sesuatu memecah konsentrasiku saat aku membaca cerita2 horror di internet, tiba-tiba ada telepon... aduh! mengganggu saja... dengan agak malas, aku menganggat telepon rumah yang ada di sebelah kiriku...

Saat aku hendak mengangkat gagang teleponnya.... tanganku tidak sengaja, menyenggol vas bunga yang ada di sebelah kiri telepon... untung saja vas itu gak sampai jatuh ke bawah dan pecah.... aku segera menangkapnya, sebelum vas itu menggelinding ke bawah meja

Dan aku segera mengangkat telopon itu, sebelum bunyi telepon berhenti

“Hello??”

“Iya, Hello? ini siapa?” *suara laki-laki*

“Iya, ini Lea... mau berbicara dengan siapa? tanyaku”

“Siapa tadi?”

“Ini Lea, mau berbicara dengan siapa?” tanyaku lagi... dengan nada yang agak keras, masak dia yang telepon... malah tanya siapa yang mengangkat telepon! aneh!

Lalu dia menjawab~

“Maaf, beberapa menit yang lalu.. mungkin sekitar 10 menit yang lalu... ada seseorang yang menelpon saya... pakai no telepon ini, no telepon yang sedang saya hibungi ini~ jadi saya penasaran dan menelponnya balik... mungkin saja saya kenal dengan si penelpon, siapa tahu memang ada urusan penting”

Aku pun mencoba mencerna kata2 dia... dan mencoba untuk berpikir sejenak...! kesimpulanku... orang yang menelepon ini adalah orang iseng

Lalu aku menjawabnya~

“Ow ya sudah kalo begitu”

Aku langsung menutup teleponnya, aku malas berbicara berlama-lama dengan orang iseng...  aku pun segera kembali ke depan laptop yang ada di sebelah kananku... melanjutkan membaca cerita2 horror, yang tadi tertunda kubaca

Kurasa... orang yang tadi tidak menelpon lagi, yah sudahlah! aku tidak terganggu lagi!

Sambil membaca cerita di internet, aku berbicara sendiri di dalam hati... mengenai kejadian barusan~

“Ahh~ kelihatan sekali! dia hanya mengarang cerita... dari tadi aku gak nelpon siapa2 kok, lagian hanya aku yang berada di rumah ini... kalo ada yang menelpon, pasti aku juga akan tau siapa yang menelpon... orang teleponnya ada di sebelah kiriku... masak aku gak tau~!

Pasti orang itu hanya orang iseng dan hanya mengarang cerita! kan sekarang banyak yang modusnya seperti itu... supaya ujung2nya dia bisa kenalan ama cwe yang mengangkat teleponnya gitu *pikirku*... benar2 kegiatan yang iseng! dia pikir, aku orang yang pandai ditipu, apa?”

Lalu akupun melanjutkan lagi, membaca cerita2 horror di internet... 5 menit setelah itu, aku terdiam... aku baru menyadari sesuatu... aku pun, berbicara pada diriku sendiri di dalam hati~

“Ah... aku pikir, di hari Minggu ini... lebih baik, aku jalan-jalan keluar saja..., tidak baik juga ya, kalo lama2 berada di dalam rumah dan internetan seharian...”

Aku pun segera berganti baju, mengambil tas dan meninggalkan rumah... aku meninggalkan sms pada keluargaku...

Ini isi sms ku :

“aku akan pergi, aku sudah mengunci pintu rumah sebelum pergi... dan kuncinya kutinggalkan di tempat biasa, aku akan pulang nanti sore, setelah kalian semua sudah pulang ke rumah”


Cerita 3 : Telapak Kaki


Sepulang sekolah, aku pergi ke rumah temanku untuk mengerjakan tugas kelompok... rumah temanku tidak jauh dari sekolah

Satu kelompok hanya terdiri dari 2 orang, dan aku sekelompok dengan temenku... yang tidak lain adalah teman sebangkuku sendiri, sebut saja namanya adalah Lala... dia adalah anak yang baik, pintar, tidak pelit, orangnya ramah, sedikit pendiam dan pemalu sepertiku... tapi dia merupakan anak dari keluarga yang kurang mampu

Setelah berjalan 10 menit... akhirnya, aku sampai juga di rumah Lala... rumahnya memang kecil dan sederharna... tapi lumayan bersih... setidaknya dibanding kamarku, rumah ini lebih bersih hehe

Kami pun segera memulai mengerjakan tugas kelompok, sesekali kami mengobrol-ngobrol ringan... sekedar basa-basi... aku bertanya padanya, “La di rumah ini, tinggal berapa orang??”

Dia menjawab... “hhmm~ di rumah ini ada ayah, ibu, aku dan adik ku~”

“Ow begitu ya” kataku

“Iya, kalo di rumahmu...? berapa orang yang tinggal di rumahmu?” Lala berbalik menanyaiku...

“Mungkin sekitar 7 orang” jawabku

“Wah banyak sekali!”

“iya~” hehe

Kami pun melanjutkan mengerjakan tugas kelompok... kami mengerjakan tugas di ruang tamu... di sebelah kiri ruang tamu ada sebuah kamar tidur, lalu seseorang keluar dari dalam kamar tidur itu

Dia seorang anak laki-laki, mungkin lebih muda dariku... aku tidak sengaja melihat wajahnya... hhmm wajahnya~ lumayan juga hehe... diapun hendak berjalan menuju ke luar rumah... sebelum keluar, Lala menanyainya “mau kemana dek?”

“Mau keluar bentar kak” dia langsung bergegas mengambil sepeda dan pergi

“Adikmu ya La? berapa selisih usia kalian?” tanyaku

“hhmmm 2 tahun” jawab Lala singkat

“ow... oiya dimana ayah dan ibumu?”

“Ibuku sedang di rumah saudara, ayahku ada kok...! di belakang, dia sedang membetulkan radio yang rusak” jawab Lala

Kami pun melanjutkan mengerjakan tugas kelompok lagi... aku baru sadar, ternyata aku belum sholat Dzuhur... aku minta ijin pada Lala agar aku diperbolehkan sholat di rumahnya...

Sementara aku mengambil air wudhu di belakang rumah... Lala menyiapkan sajadah dan mukena untuk kukenakan... karena aku tidak membawa mukena, jadi aku meminjamnya dari Lala

Di belakang rumah, aku melihat bapak2 yang sedang mengotak-ngatik sebuah radio tua... mungkin itu adalah ayahnya Lala, aku pun menyapanya... dan dia menjawab sapaanku dengan senyuman

Setelah selesai wudhu... Lala menghampiriku...

“Silahkan, kamu lurus aja ke sana... di sebelah kanan kan ada 2 ruangan... sajadahnya sudah kusiapkan di ruangan ke dua yang ada di pojok, kelihatan kan dari sini?” kata Lala

“Iya, makasih ya La”

“Oke aku tunggu di ruang tamu ya!”

Hhhmmm.... mungkin ruangan yang ditunjukkan Lala tadi adalah satu kamar yang dibagi menjadi dua ruangan... di tengah2 ruangan itu, ada sket atau batas kayunya... jadi seolah-olah ruangan itu terdiri dari 2 ruangan... ruangan 1 di sebelah kanan, dekat pintu masuk... dan ruangan 2 di sebelah kiri...  rungan ini hanya mempunyai satu pintu masuk di sebelah kanan...

Lala menyiapkan sajadah di ruangan 2, itu adalah ruangan di pojok sebelah kiri... artinya... aku harus masuk melewati ruangan 1... untuk menuju ke sana... saat aku jalan melewati ruang 1... aku melirik sedikit ruangan tsb... kulihat agak berantakan, banyak baju2 yang tergeletak di sana dan belum dilipat... hhmm mungkin karena ibu Lala sedang pergi ke rumah saudaranya, jadi pakaian ini belum diurusi

Aku menyadari ada sesuatu, selain tumpukan baju yang terlihat di lantai ruangan 1... aku melihat ada telapak kaki hitam.... posisi nya itu seperti sedang tidur, tidur menghadap ke arahku... hhmm... mungkin itu adalah kakak Lala... aku pun segera mempercepat langkahku menuju ruang 2, aku tidak meneruskan melihat... seperti apa kakak Lala yang sedang tidur itu? misalnya melihat wajahnya... soalnya... aku kan orang nya pemalu...

Aku sebenarnya tipe orang yang agak ansos, kalo berbicara dengan orang asing... aku bahkan tidak berani menatap mata ataupun wajah mereka

Setelah sampai di ruang 2, akupun langsung sholat... setelah selesai sholat... akupun kembali melewati ruang 1 untuk menuju ke ruang tamu... saat aku melewati, ruang 1... aku rasa... kakaknya Lala masih tidur di situ... tapi aku masih belum berani melihatnya... aku hanya berani melihat telapak kakinya saja

Keesokan harinya di sekolah... aku iseng menanyakan hal ini pada Lala... “La? yang tidur di ruang 1 itu kakakmu ya?”

“Tidur di mana?”

“Itu loh... sebelah ruang yang kugunakan untuk sholat?”

“Apa kau yakin kamu melihatnya?”

“Iya, itu siapa? kakakmu kan?”

“Benarkah kamu melihatnya?” tanya Lala

“Tentu saja”

“Kamu gak bohong?”

“Iyalah... ngapain aku bohong”

Lala ini kenapa sih? masak begitu saja... sampai ditanya 3 kali, gak percaya banget sama aku!... wajahnya juga kelihatan gak percaya banget dengan ceritaku

“Kenapa La?” tanyaku

“Gak papa, oiya... tugas kemarin sepertinya ada yang salah... aku tau letak kesalahannya”

“Oya? dimana?”

Kami pun malah mengobrolkan tentang tugas kelompok yang kemarin, ternyata... kami belum maksimal mengerjakannya... untung saja Lala adalah anak yang pintar, jadi dia cepat menyadari kesalahannya

Setelah aku pulang sekolah di hari itu dan sampai di rumah, aku baru menyadari sesuatu~

“Oiya, tadi kan Lala belum menjawab pertanyaanku tentang kakaknya... yasudahlah... besok aku akan tanyakan lagi padanya? siapa tau kakaknya lebih ganteng daripada adiknya hehehe”

Pikirku~~


4. Manekin Tengkorak


Aku sedang berada di kelas saat itu... sebentar lagi pelajaran biologi dimulai... setelah bel pergantian pelajaran berbunyi~ pak guru segera masuk ke kelas... kulihat, dia membawa sesuatu... sebuah plastik hitam besar... aku penasaran, apa isinya?... tidak biasanya pak guru membawa benda aneh semacam itu....

“Selamat siang anak-anak! kita lanjutkan pelajaran minggu lalu... yang tentang kerangka tubuh manusia... buka buku biologi kalian di bab itu!”

Setelah mengatakan hal itu, pak guru pun... sedikit mengulangi pelajaran minggu lalu... dan setelah itu... dia membuka isi tas plastik hitam yang ia bawa... ternyata isinya adalah tulang belulang besar... seukuran tulang manusia...

Pak guru menggunakan tulang2 itu sebagai media pembelajaran... untuk mempermudah menerangkan materi pada kami... dia menerangkan tentang sendi, dia menerangkan tentang nama2 tulang, dia menerangkan tentang bagian2 kerangka tubuh dan fungsinya... menggunakan alat peraga yang ia bawa itu

Hhhmm aku mulai berpikir... sepertinya aku belum pernah melihat alat peraga itu di lab biologi... tulang2 yang pak guru bawa, bukanlah tulang yang sudah dirangkai... jadi itu hanya berupa potongan-potongan tulang

Di lab biologi kan juga ada manekin kerangka tubuh manusia utuh.. yang sudah dirangkai... kenapa pak guru tidak menggunakan itu saja ya? hhmm.... terlebih lagi, tulang2 yang dibawa oleh pak guru... warnanya terlihat lebih kuning, mirip seperti aslinya... beda sekali dengan warna manekin kerangka yang ada di lab

Hei, jangan-jangan.... tulang2 itu asli~! pikirku...

Belum sampai aku... mempertanyakan hal itu pada teman sebelahku, untuk menanyakan pendapatnya... tiba2 seorang anak di kelas kami mengacungkan jarinya dan bertanya~

“Pak apa itu tulang asli?”

Seketika semua anak di kelas terdiam... aku mulai sadar... ternyata yang menyadari keganjilan itu... di kelas ini, tidak hanya 1 atau 2 orang saja

Pak guru pun menjawab :

“Iya, ini asli”

Tentu saja, kami sekelas tambah terkaget-kaget mendengarkan jawaban pak guru... suasana kelas jadi tambah ricuh

Tiba2 pak guru berkata :

“Tidak kok, pak guru hanya bercanda... ini kan hanya manekin, harganya agak sedikit lebih mahal dari biasanya... jadi kelihatan asli”

Suasana kelas kembali agak ricuh, tapi lebih tenang dari sebelumnya

Pak guru ini, ada2 saja... suka sekali mengerjai kami... mungkin dia melakukannya agar kami tidak mengantuk di siang hari ini hahaha~ pikirku

Setelah itu, pak guru... mulai melanjutkan pelajaran... dia memasukkan tanggannya ke dalam plastik hitam itu... dan mengambil sebuah tulang.... itu adalah tulang tengkorak! wah... bahkan tengkoraknya benar2 terlihat asli... pasti harga manekin itu sangat mahal ya!

Pak guru pun mulai menerangkan bagian2 dari tengkorak itu, serta fungsinya...

Saat melihat tengkorak itu, aku jadi ingat sesuatu... aku pernah membeli sesuatu semacam itu di toko souvenir, saat liburan... iya yang kumaksud membeli souvenir berbentuk tengkorak... aku bahkan sampai punya 3 lho... 2 adalah miniatur tengkorak yang ukurannya kecil, satunya lagi tengkorak yang ukurannya besar.... wah kalo dipikir-pikir... aku menyukai hal2 semacam itu juga ya?

“Hei ! hei !”

Suara itu itu memecahkan lamunanku, teman di sebelahku... memanggilku,

“Kamu dipanggil pak guru, maju ke depan... kamu dengar gak sih?”

Aku pun langsung bangkit dari tempat duduk dan maju ke depan

Di depan kelas pak guru memarahiku...

“Kamu ini, jangan hanya melamun saja... kamu harus memperhatikan bapak, saat bapak menerangkan!”

Teman2 sekelas menertawaiku, aku malu sekali

“maaf pak” kataku

“Sebagai hukumannya, kamu ulangi penjelasan bapak tadi... kamu jelaskan bagian2 dari tengkorak ini dan fungsinya... ini pakai alat peraganya!” pak guru menyerahkan manekin tengkorak itu padaku

Aku memegang tengkorak itu, menjelaskan bagian2nya serta fungsinya... untung malam sebelumnya aku sudah belajar.... jadi aku lancar menjelaskannya hehe... lalu pak guru mengijinkanku untuk kembali ke tempat duduk...

Setelah melihat manekin tengkorak itu dari dekat dan memangangnya... aku menyadari sesuatu....  pak guru berbohong! dia tidak bercanda! tengkorak itu asli!


Cerita 5 : Suara Kucing di Loteng


Namaku Lia, aku memutuskan untuk menyewa rumah sederharna di pinggir kota... untuk urusan pekerjaan~

Sudah dua bulan ini aku tinggal di rumah itu... sejauh ini... tidak ada gangguan.... rumahnya nyaman walaupun sangat sederharna.... hanya satu hal yang menggangguku... yaitu adalah suara kucing di loteng!

Sudah beberapa hari ini... tidurku terganggu gara2 suara kucing itu... kadang2 kucing2 itu bertengkar di atas loteng kamarku... menimbulkan suara yang gaduh dan suara jeritan kucing...

Aku sering kaget mendengar suara2 itu... di malam yang tenang... tidak ada angin, hujan dan petir,,,, tiba2 saja terdengar suara kucing, berkelahi di atas loteng~ yang menimbulkan suara gaduh dan suara jeritan kucing... siapa yang tidak kaget coba?

Apa kucing2 itu... memang nyaman sekali tinggal di loteng? jangan2 mereka sampai beranak-pinak di loteng... pasti di sana banyak kotoran kucing #huek... hhmm mungkin kapan2 aku akan memanggil seseorang untuk membersihkan loteng

Aku benci sekali dengan hal itu, aku tidak suka sesuatu yang kotor dan menjijikkan!... aku selalu berusaha untuk hidup rapi dan bersih... karena dari kecil, aku sudah dididik orangtuaku untuk melakukan hal itu

Setiap habis menggunakan keran, di dapur untuk cuci piring atau sekedar cuci tangan... aku selalu meninggalkannya dengan keadaan bersih dan kering

Aku selalu meletakkan, bantal2 di atas sofa dengan pola tertentu, tidak sembarangan asal taruh

Aku selalu mengelap... meja kaca di depan sofa... setiap hari sampai kacanya terlihat mengkilat...

Di dalam kamarku ada sebuah meja berlaci... saat menutup laci itu... aku selalu menutup laci... dan mengusahakan agar laci itu... sejajar dengan tepi meja

Dan aku suka melakukan hal2 detail seperti itu... mungkin aku orang yang perfeksionis... hehehe... walaupun rumah ini sederharna tapi aku harus menjaganya agar tetap rapi!

Biasanya aku meninggalkan rumah, mulai dari jam 8 pagi untuk bekerja dan baru kembali saat jam 8 malam... benar-benar pekerjaan yang melelahkan...! karena itulah... aku selalu memanfaatkan waktuku di akhir pekan...

Aku jarang berada di rumah di akhir pekan... biasanya aku sering pergi bersama teman2ku untuk jalan2 di mall dan melakukan hal2 semacam itu... sekedar refreshing~

Bulan ke 3 aku menghuni rumah ini... aku merasa ada sesuatu yang aneh... ini bukan tentang suara kucing di loteng!

Suatu hari... setelah sarapan.... seperti biasanya, aku langsung menuju ke tempat mencuci piring di dapur.... aku hendak mencuci alat2 makan yang kugunakan saat sarapan... aku melihat keran air di sana, sebelum aku menyalakannya... tapi ada titik2 air di atas keran...

Aku yakin... sebelumnya~ aku sudah mengelapnya sampai kering... lalu aku mengabaikannya dan langsung pergi bekerja

Setelah pulang kerja... aku melihat meja berlaci yang ada di dalam kamarku... salah satu lacinya terlihat terdorong agak ke dalam... tidak sejajar dengan tepi meja... hey aku tidak pernah melakukan ini....

Tapi akupun mengabaikannya dan mulai tidur~ di tengah malam... aku terbangun dari tidurku, aku mendengar suara gaduh2 di loteng... ah~ kupikir ada kucing yang berkelahi lagi... tapi setidaknya mereka tidak mengeluarkan jeritan kucing seperti biasanya.... akupun tertidur lagi sampai pagi

Esok harinya, setelah aku pulang kerja... aku duduk di sofa untuk sedikit bersantai... aku memperhatikan mejanya... aku perhatikan... ada goresan2 samar di meja kaca itu... kurasa tadi pagi belum ada

Akupun segera berlalu dan tiduran di sofa... aku perhatikan bantalnya... aku rasa urutan pola bantalnya tidak seperti biasa, aku juga tidak mengubahnya sebelumnya!

Cukup! ada sesuatu yang tidak beres di rumah ini! aku rasa... ada seseorang yang masuk ke dalam rumah... selagi aku bekerja dan meninggalkan rumah ini

Akupun langsung mengecek semua barang2 berharga di rumah ini... tapi anehnya... tidak ada satupun yang hilang!... apa aku terlalu berpikiran hal yang tidak2??

Dan karena tidak ada bukti yang cukup, akupun tidak bisa melaporkan hal ini ke kantor polisi...

Aku menyalakan TV dengan maksud menenangkan diri... hhmm~ mungkin aku harus menunggu sampai banyak barang bukti yang muncul

Aku mengganti-ganti channel TV... dan menemukan sebuah berita... “ada seorang pembunuh yang melarikan diri dan masih buron... dia membunuh keluarga pacarnya kerena hubungan mereka tidak direstui oleh orang tua sang pacar, lokasinya berada di kota X”

Aku kaget... dia berada di kota ini?? ah... tenangkan dirimu Lia, aku memang terlalu panik dengan hal2 yang kecil... tidak mungkin dia berada di sini... aku kan selalu tertib mengunci pintu dan jendela rumah... dan kurasa juga tidak ada bekas telah dibuka paksa~

Setelah itu... aku memutuskan untuk tidur... di malam harinya... aku terbangun lagi mendengar suara gaduh di atas loteng... kucing2 itu benar2 sialan!! mengganggu orang tidur saja!


Selesai! apakah kalian berhasil menebak bagian seram ke 5 cerita di atas?... maaf2 saja ya... kalo ceritanya terlalu gampang tertebak atau malah gaje... makhlum baru tahap belajar hehehe

Ke 5 cerita di atas adalah karanganku, dan 3 diantaranya terinspirasi dari kisah nyata! *pengalaman pribadi ku, maksudnya*

Jika kalian tau jawabannya, silahkan ditulis di kotak komentar... atau di fp Kagura Sohma Blog...

Jika tidak tau jawabannya, masih bingung, dan penasaran.... silahkan tanyakan melalui pesan di fp Kagura Sohma Blog! aku akan memberitahu jawabannya!

Sekian dan terimakasih! Bye~!


Ditulis oleh : Brilian K

FP Kagura Sohma Blog : Like!
FB : Aad!
Twitter : Follow!

JANGAN COPAS TANPA CR dari Kagura Sohma Blog!




15 komentar:

blankangle mengatakan...

http://sudutkosongstory.tumblr.com/post/71712918395/chocolate-sandwich-1

coba mampir kak, hehe blom sempet upload yang part 3 karna pc rusak 5 bulan.. aku pake 1 latar cerita dengan banyak riddle series.

Sandy Lie mengatakan...

ok untuk cerita 1 mungkin cewek itu adlh arwah gentayangan dan cowok tersebut menyesal tdk memperhatikannya pada saat msh hidup

Anonim mengatakan...

1.si cewek udah jdi arwah,2.yg nelfon mungkin dia juga arwah tpi yg minjemin telfon'a ga nyadar klo orang itu arwah,3.si guru mungkin seorang pembunuh dia membunuh untuk mendapatkan itu tulang,4.mungkin di penunggu ruangan1 karena ga mungkin klo itu kakak'a soal'a dia pernah bilang klo di cuma tinggal sama kedua ortu terus adik'a,5.rumah itu kemasukan pembunuh

ica corat-coret mengatakan...

mau coba jawab ya :)

1. si cewenya baru aja meninggal... karena dia diva gitu, jadi kematiannya jadi headline gitu di majalah
2. hmm.. dia ga sadar ada "sesuatu" yg nelpon abisnya dia internetan mulu
3. itu mayat ibunya kali... karena miskin jadi ga dikuburin *ngasal
4. aku bingung '-')a

Anonim mengatakan...

1.yg cewenya udah meninggal beberapa hari terakhir jadi dia di acuhkan oleh cowok itu dan cowo itu menyesal karena telah mengabaikan cewe yg mencintainya sewaktu cewe itu hidup.
2.tadi katanya vasnya di antara telepon sama laptop.kenapa tiba tiba bisa ada di sebelah kiri laptopnya?
itu berarti tanpa ia sadari ada orang yang masuk ke rumahnya dan minjem tuh telepon
3.kok bisa ada kakaknya lala?
katanya keluarganya lalal cuma 4 orang.adik,lala,ibu ,ayah.dateng darimana ya si "kakak" itu. :v
4.jika manekin itu asli,berarti pak guru adalah seorang pembunuh.tapi kata nya si "aku" dia pernah membeli souvenir kayak gitu yang mirip berarti kan.2 kecil yg satu besar.jangan jangan 2miniatur tengkorak kecil itu anak kecil lagi,terus yang besar orang dewasa.
(yg nomor 4 agak bingung)
5.suara gaduh tanpa suara kucing.kemungkinan rumahnya kemasukan pembunuh,mungkin pembunuh itu sudah tinggal sebelum lia menyewanya.

karina tanjung mengatakan...

Yang no.4 kemungkinan si aku adalah pembunuh, ko dia bisa tau kalo tengkorak itu asli

Anonim mengatakan...

1. Berita di cover majalah si akunya meninggal. Jadi waktu papasan dia ga sadar kalau dia udah meninggal dan si cowo ga bisa liat dia lagi.
2. Telfon di kiri. Vas di tengah. Laptop dikanan. Tapi pas ngangkat telfon. Dia nyenggol vas dikiri telfon. Seharusnya di kanan telfon. Berarti vasnya pindah.
3. Lala ga punya kakak. Di rumah itu cuma dihuni 4 org. Itu han...sip mungkin
4. Si aku itu pembunuh. Jadi dia bisa bedain mana asli dan mana palsu. Dan mungkin 2 tengkorak miniatur punya dia palsu. Sedangkan yang besar asli.
5. Pembunuh udah tinggal di loteng sebelum lia nyewa rumah itu. Ada dua kemungkinan. Pertama, kucing itu akhirnya dibunuh si pembunuh jadi di akhir cuma ada suara gaduh tanpa suara kucing. Kedua kucing itu gaduh karna ngeliat ada orang di loteng.
~AB~

sedikit_info mengatakan...

4. Si aku bukan pembunuh, aku punya 3 sulvenir itu karena beli. Bukan dapat dari membunuh. Tapi mungkin aku belinya dari toko sulvenir yg menjual tengkorak asli. Jadi aku bisa membedakan itu asli atau bukan.

sedikit_info mengatakan...

4. Si aku bukan pembunuh, aku punya 3 sulvenir itu karena beli. Bukan dapat dari membunuh. Tapi mungkin aku belinya dari toko sulvenir yg menjual tengkorak asli. Jadi aku bisa membedakan itu asli atau bukan.

ary rusmansyah mengatakan...

1.jadi yg di majalah itu mungkin berita kalau dia itu meninggal,jadi dia itu arwah

Nita Hanifah mengatakan...

Yg telapak kaki itu sebenernya siapaa? Kan kata temennya, bener kamu melihatnya? Jadi siapaa, ibunya ? Atau siapa,plis jawabb

aqshal naufal mengatakan...

gurunya mau bunuh si aku.waktu si aku megang tengkoraknya,gurunya nyesuain tengkorak sama pala nya si aku.buat jadi miniatur yang selanjutnya

Erfrans Do mengatakan...

Sepertinya si aku mau dibunuh sama gurunya tuh

Anonim mengatakan...

2. Yg telpon itu si hantu..diawal dibilang klo internetnya masih pake modem dr kabel telpon, klo pas itu dia lg pake kabelnya buat modem, otomatis telponnya ga bisa berfungsi..tp malah ada telpon yg masuk..

Anonim mengatakan...

"untung saja lala adalah anak yang pintar jadi dia cepat menyadari kesalahannya". itu clue nya jadi tuh mayat ibunya

Poskan Komentar

Tolong beri komentar yang membangun ya...!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA (^_^)

.............