Tampilkan postingan dengan label Horror. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Horror. Tampilkan semua postingan

Tag / Riaru Onigokko + Teori.

On Minggu, 17 Januari 2016 46 komentar


Seorang teman menyarankanku untuk menonton film ini… di suatu sore yang panjang… aku penasaran dan akhirnya menontonnya.

Riaru Onigokko.

Aku melihat filmnya di Youtube~ film itu sudah dilengkapi dengan subtitle Indonesia… temanku ini agak unik, mungkin film yang disarankan olehnya bukan film biasa.

Dan benar saja….
 
 

Pertama adegan dimulai dari……. tunggu dulu! ini akan menjadi “spoiler” jika kalian belum menontonnya… jadi kusarankan untuk menonton filmnya terlebih dahulu, setelah kalian selesai dan merasa kebingungan…. baru kembalilah ke sini! Oke??.

Jika ingin menontonnya, klik link ini :
 

------------------------------------------

Baiklah… jika kalian sudah selesai menontonnya… aku akan melanjutkan lagi artikel ini~.

Aku akan bercerita banyak di sini, jadi jika kalian tidak ingin ini menjadi “spoiler” lebih baik menonton dulu… karena itu lebih seru! ^^.

Peringatan!! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! spoiler! :D.

Jadi cerita dimulai dari… sekelompok siswi perempuan yang sedang melakukan sebuah perjalanan mengendari 2 bus, mungkin itu perjalanan karya wisata.

Mereka semua terlihat bergembira dan bersenang-senang… seperti siswi SMA yang “normal”... Mitsuko ada di antara para siswi SMA itu.

Saat pertamakali melihat Mitsuko, entah mengapa aku malah salah fokus melihat dagunya… bagian itu menarik perhatianku…. Mitsuko memiliki dagu yang agak panjang, tapi bagian ujungnya membulat… sepertinya jarang ada orang Jepang yang memiliki bentuk dagu itu.

Tapi kalo dipikir-pikir… sepertinya aktris yang memerankan Mitsuko bukan orang Jepang asli~ dia sepertinya campuran, wajahnya agak bule~.

Hhhmmm…. baiklah sekarang kembali lagi ke dalam cerita! Mitsuko duduk di dalam bus, sambil menulis puisi… padahal teman-temannya aktif semua dan suka bercanda… tapi entah mengapa Mitsuko ini terlihat “lain” dan lebih tenang.

Lalu bus yang di depan, mengalami sebuah “kecelakaan”… sebuah kejadian yang aneh… kau tau? ini mirip seperti adegan-adegan sadis di film Final Destination, banyak potongan tubuh yang terlempar…

Dan dalam sekejab, bus yang ada di belakang juga mengalami hal yang sama….. busnya terpotong menjadi dua bagian, seisi bus juga mengalami hal yang sama…… hanya tinggal setengah... semua mati….. kecuali Mitsuko!.

Saat kejadian itu, Mitsuko membungkuk mengambil pena yang terjatuh di lantai bus… jadi dia selamat!... ya… karena dia karakter utama, mana mungkin dia akan mati di awal film??.
 
 

Sampai di sini aku berpikir bahwa, mungkin ini film horror yang mirip dengan “Final Destination”… karena mereka semua diserang oleh kekuatan yang tidak terlihat, kematian yang tidak terlihat!.

Tapi ternyata aku salah…

Mitsuko lari dari kekuatan angin misterius yang telah membunuh teman-temannya… terlalu banyak mayat dan darah di mana-mana. 

Sampai akhirnya dia memutuskan untuk mengganti baju dan mencuci wajahnya di sungai, menghilangkan bekas-bekas darah.

Itu adalah awal…. di mana Mitsuko memasuki dimensi lain.

Dunia yang pertama adalah “kehidupan normal siswi SMA”… tiba-tiba saja Mitsuko sudah berada di sebuah sekolah, siswi2 menyapa Mitsuko… tapi dia tidak ingat dan tidak mengenali sekolah itu termasuk teman2nya.

Di sana Mitsuko bertemu dengan Aki, yang mengaku sebagai sehabatnya dan pelindungnya… awalnya Mitsuko agak ragu, dan teman-temannya mengira… mungkin saja Mitsuko mengalami amnesia… 

Tapi Aki membantu Mitsuko, mengenalkan Mitsuko pada teman-temannya lagi… dia juga mengajari Mitsuko untuk bersenang-senang sebagai siswi SMA.

Semua terlihat damai~ menurut salah satu teman Mitsuko… mungkin apa yang dialami oleh Mitsuko hanyalah perjalanan menembus pararel dan dimensi lain…. 

“Waktu yang diperlukan bulu untuk mencapai tanah dan di mana tempat jatuhnya… bahkan sudah ditentukan”.

“Tapi kau bisa menipu takdir, dengan melakukan sesuatu yang spontan, yang belum pernah kau lakukan sebelumnya”.

Itu yang dikatakan oleh Sur, atau aku lebih suka menyebutnya sebagai fakku-chan hahaha.
 
 

Ini terlihat indah, manis, lembut, ringan, siswi SMA, seragam SMA, rok pendek, paha, pantsu, oppai, kawaii…… semuanya ada di bagian ini… semua terlihat benar-benar normal, menyenangkan dan damai… sampai terjadi “kejadian spontan yang belum pernah dilakukan sebelumnya”.

Musuh kedua ditemukan… para guru menggila, dan membunuh murid-muridnya dengan membabi buta~ aku gak kaget sih… karena aku sudah antisipasi dengan kejadian seperti itu… wong pas awal film saja, kejadiannya sudah tragis apalagi di tengah2 film.

Pokoknya kejadian ini… mengingatkanku pada adegan di anime “Another”, saat guru melakukan bunuh diri di depan kelas dan darah berceceran ke siswanya… tapi ini cuma dibalik doank~ yang mati siswanya, yang hidup gurunya.
 
Another.
 

Sebelumnya aku hanya langsung menonton filmnya, tanpa melihat sinopsisnya terlebih dahulu… jadi saat melihat kejadian brutal yang ke-2 kalinya… aku berpikir bahwa… mungkin ini film bertema horror, gore dan surealisme.

Tenang~ aku sudah terbiasa dengan film2 aneh….

Kejadian pembantaian di sekolah dan siswi SMA yang menjadi korban… juga mengingatkanku pada sebuah game, yang sebelumnya belum pernah kumainkan…maksudku aku memang belum pernah memainkannya… tapi aku pernah melihat video di Youtube saat Pewdiepie memainkannya.

Judul game itu adalah Yandere Simulator…soalnya di game tsb juga ada siswi yang memakai seragam sekolah Jepang, lari-larian di sekolah dan membunuh orang di sekolah… tapi apapun itu, game paling sadis tetaplah Mortal Kombat, menurutku.
 
Yandere Simulator.
 

Mungkin film ini berhubungan dengan game, pikirku.

Tapi kejadian yang tragis itu, malah membawa Mitsuko ke dunia yang kedua… dunia yang kedua adalah “dunia dalam ikatan pernikahan”… kali ini Mitsuko berubah menjadi Koike, dia sendiri terkejut dengan perubahannya itu… fisiknya berubah tapi ingatannya sama.

Aku paling suka saat Keiko memakai gaun pengantin… dia cantik… Keiko adalah pengantin perempuan berambut pendek yang unik, area lehernya terlihat sexy, dengan gaun yang dikenakannya.

Tapi ya… kau bisa menebak kejadian selanjutnya…. pesta pengantin itu berubah menjadi mengerikan.

Musuh ketiga ditemukan... babi menjijikkan! dan 2 orang aneh… untuk menyelamatkan diri, Keiko harus keluar dari tempat itu dan melawan orang-orang di sekitarnya…. Keiko yang memakai gaun pengantin harus bertarung, itu keren!! aku suka bagian itu!.
 
 

Lalu Keiko masuk ke dunia yang ke-3… dunia yang ketiga adalah “seorang atlet lari”... di sana Keiko berubah menjadi Izumi, seorang atlet lari yang sedang melakukan perlombaan.

Kupikir… ceritanya jadi mirip seperti mimpi, karena dia bisa menjadi orang yang berbeda di tempat yang berbeda… tapi dengan ingatan yang sama… mungkin ini seperti mimpi, di mana di dalam mimpi itu kau bisa pindah dari mimpi satu ke mimpi yang lainnya, menjadi apapun dan siapapun.

Banyak unsur2 yang tidak bisa dijelaskan… terlihat sekali surealisme yang muncul di ke 3 dunia, yang dimasuki oleh ke tiga karakter utama…. kebanyakan manusia “normal” terlihat terlalu aneh di ketiga dunia itu.

Antara Mitsuko, Keiko, Izumi… aku paling tidak suka dengan Izumi… karena karakternya lemah dan wajahnya juga tidak semenarik Mitsuko atau Keiko… ditambah lagi dia seorang atlet lari, aku tidak suka… karena aku benci lari.

Ada perasaan kecewa… kenapa diganti Izumi?.
 


Musuh di dunia ke 3 muncul lagi… Izumi melarikan diri sampai masuk ke dalam gua…

“Semua mati gara-gara kamu!” seseorang meneriakkan itu padanya.

Izumi melarikan diri dan berubah menjadi Mitsuko lagi,… dengan “bantuan” Aki, Mitsuko keluar dari dunia semu dan masuk ke dunia nyata.

Menurut cerita, itu dunia nyata… tapi aku gak ngerti sih, mau itu dunia fiksi atau dunia nyata… keduanya terlihat sama anehnya bagiku.

Dan aku baru menyadari sesuatu yang penting… setelah satu jam menonton film~ aku baru sadar kalo sejak tadi~ belum ada satupun karakter laki-laki yang muncul di dalam film… ada sih~ satu, tapi aku tidak menghitungnya sebagai laki-laki… tapi binatang!.

Semua karakter yang muncul di dunia sebelumnya adalah wanita… bahkan supir bus yang muncul di awal film juga wanita… aku baru menyadarinya!.

Dan yang dimaksud dengan “dunia nyata” itu adalah dunianya para laki-laki… jadi yang muncul di situ laki-laki semua… momen yang paling aneh dan agak disturbing bagiku adalah saat Mitsuko masuk ke dunia itu, dia muncul di tengah2 dapur yang sibuk…. itu langsung memunculkan perasaan yang super aneh…. kenapa harus muncul di sana?.

Ditambah lagi walaupun banyak laki-laki di sana… hanya ada satu orang yang memperhatikan Mitsuko… yang lainnya seolah tidak menyadari keberadaan Mitsuko, kenapa ya?.
 

 Dia agak disturbing, siapa namanya? ada yang tau?.
 

Lalu… Mitsuko entah bagaimana, dia berada di gua… banyak wanita yang tidak bergerak seperti patung di sana… entah kenapa aku langsung teringat dengan salah satu adegan di anime Diabolic Lovers... saat si karakter utama memasuki sebuah ruangan yang mirip seperti itu.

Dan sampai di sini, aku meyakini bahwa wanita-wanita itu adalah karakter2 di dalam game… yang disimpan untuk dimainkan suatu saat nanti atau mereka adalah orang2 yang ada di dalam dunia fiksi Mitsuko tadi, jadi kupikir film ini bercerita tentang game…. kebanyakan wanita-wanita itu memakai seragam sekolah... dan baju pengantin.

Lalu Mitsuko bertemu dengan seorang kakek tua yang aneh, dia sedang bermain game… game itu adalah dunia fiksi yang Mitsuko lalui tadi.

“Kau sudah lama mati, aku yang memiliki DNA mu dan teman-temanmu, DNA mu digunakan untuk permainan ini”.

Dan laki-laki yang tadi, datang lagi… kupikir ini arahnya akan menuju ke adegan “itu” tapi malah “itu” yang terjadi… hhhmmm kecewa?.

Mitsuko, mengubah takdirnya… dia marah dan mengatakan “kami bukanlah mainan” sesuatu semacam itu… lalu Mitsuko mengambil takdirnya sendiri dan para laki-laki itu tidak bisa berbuat apa-apa hanya menerimanya.

Apakah yang bisa dilakukan jika karakter utama mati di dalam permainan?? semuanya telah berakhir!.
 

------------------------------------------

Film Tag / Riaru Onigokko / The Chasing World  adalah sebuah film yang diangkat dari novel dengan judul “Real Onigokko” karya Yusuke Yamada… novel tsb diterbitkan pada tanggal 15 Desember 2001.

Film Tag (Riaru Onigokko) yang dirilis tahun 2015 ini merupakan film ke-7 dari seri film Riaru Onigokko yang pertama kali diproduksi pada tahun 2006…. film ini disutradarai oleh Sion Sono… selain film, Riaru Onigokko juga telah diadaptasi menjadi drama tv, manga dan game.

Secara keseluruhan film Tag menceritakan tentang kehidupan orang-orang di dalam dunia game, yang dimainkan oleh orang dalam dunia nyata.

Ini adalah beberapa daftar pemain filmnya :
 
 Reina Triendl sebagai Mitsuko.


Mariko Shinoda sebagai Keiko.
 
 
 Erina Mano sebagai Izumi.
 
 
Yuki Sakurai sebagai Aki.
 
 
Aki Hiraoka sebagai Taeko.
 
 
 Ami Tomite sebagai Sur.
 

Hhhmmm aku suka sama Reina Triendl yang memerankan Mitsuko… soalnya wajahnya ekspresif banget… moodnya jadi dapat! dia mempunyai wajah yang polos innocent, matanya turun terlihat sayu, bibirnya tipis, dan alisnya juga agak menurun… jadi saat dia memainkan situasi yang sedih, bingung atau shock… bahkan marah… ekspresinya bisa dapat banget… pokoknya menggemaskan sekali aktingnya!.... dia juga manis dan seperti anak kecil.

Oiya… menurut keterangan yang kudapat… Mitsuko, Keiko dan Izumi harus berlarian menyelamatkan diri mereka~ karena film ini bercerita tentang permainan tag (Onigokko), yang menargetkan orang tertentu berdasarkan suatu karakteristik… di film sebelumnya orang yang memiliki nama “Sato” yang menjadi targetnya, setelah itu orang yang memiliki golongan darah B yang menjadi targetnya… dan di film Riaru Onigokko 2015 ini, siswi2 SMA lah yang menjadi targetnya.

Tapi keterangan itu~ menurutku agak aneh… maksudku Mitsuko itu memang siswi SMA~ tapi Keiko sudah berusia 25 tahun, dan Izumi belum jelas dia masih sekolah atau tidak…. tapi kenapa mereka termasuk dalam siswi SMA yang menjadi target?? bingung kan?.

Ditambah lagi di dalam poster film~ Keiko dan Izumi, memakai seragam sekolah SMA.
 
 

Seluruh film diliputi dengan berbagai macam keluh kesah… di masing-masing dunia yang Mitsuko masuki~ seperti kesedihan dan keputusasaan… selain itu juga banyak adegan gore yang memacu adrenalin penonton nya.
 

------------------------------------------

TEORI PERTAMA.

Jika Riaru Onigokko benar-benar bercerita tentang game… maka secara garis besar, mungkin alur ceritanya begini :

Mitsuko adalah karakter utama di dalam sebuah game… game itu diciptakan oleh kakek yang muncul di akhir cerita… kakek itu bilang bahwa Mitsuko telah meninggal… dan si kekek memiliki DNA nya dan juga DNA teman-teman Mitsuko… DNA itu dimasukkan ke dalam permainan game… dan orang2 memainkan game tsb.

Menurutku… ini berkaitan dengan penemuan baru yang membuat manusia bisa hidup abadi… aku pernah membaca bahwa seorang ilmuan bernama Stephen Hawking, mengatakan bahwa otak mampu berdiri sendiri di luar tubuh dan mendukung manusia untuk memperoleh keabadian.

Menurutnya… otak seperti sebuah program dalam pikiran, seperti komputer… jadi secara teoritis sebenarnya mungkin untuk menyalin otak ke komputer dan mendukung bentuk kehidupan setelah mati.

Keabadian yang diungkapkan oleh Hawking, kerap disebut dengan keabadian digital… manusia bisa abadi~ tapi tidak dalam tubuh biologisnya… melainkan dalam keabadian digital, eksistensi manusia tak lagi tergantung pada tubuh karena tubuh bisa diupayakan…. katanya keabadian digital bisa tercapai pada tahun 2045.
 


Salah satu teknologi kunci yang mendukung keabadian digital adalah mind uploading atau pengunggahan pikiran ke komputer alias dunia digital.

Mungkin itulah keterangan yang mendukung… perkataan si kakek, bahwa dia bisa membawa DNA orang mati ke program komputer dan memasukkannya dalam sebuah game… seperti yang terlihat di film.

Di film itu, yang menjadi karakter  utama game, ada 3 yaitu Mitsuko, Keiko dan Izumi… mereka bertiga kemungkinan dimainkan oleh 1 player atau satu orang… mungkin kerena itulah  ketiga karakter utama game, bisa mempunyai ingatan yang sama… satu orang yang memainkan game itu, seperti memiliki 3 kepribadian yang berbeda.

Pada awalnya Mitsuko tidak sadar bahwa dia adalah karakter di dalam dunia game, dan dia tinggal di dunia game… Aki membantu Mitsuko untuk menyadarinya, dia bilang bahwa :

Dunia tempat mereka tinggal adalah dunia fiksi, seseorang telah menjebak mereka semua di sana, jika Mitsuko terus berada di sana… semua akan mati termasuk Mitsuko, satu-satunya cara untuk menyelamatkan semuanya adalah keluar dari dunia fiksi ini menuju dunia nyata.

Akhirnya Mitsuko pergi ke dunia nyata dan menjadi real~ tapi sebenarnya memang itulah tujuan si kakek~ dia ingin agar Mitsuko muncul di dunia nyata, dan mengikuti takdirnya…bahkan di dunia nyata pun Mitsuko tetap dianggap sebagi karakter game dan dijadikan barang mainan… takdir dari seorang karakter game adalah mengikuti perintah dari apa yang diinginkan pemainnya.

Tapi Mitsuko tidak terima, dia tidak mau menjadi bahan mainan orang… karena Mitsuko merasakan bahwa hidupnya nyata dan apa yang dia rasakan itu nyata, termasuk teman-temannya… Mitsuko ingat perkataan Sur, bahwa seseorang bisa menipu takdir dengan melakukan hal yang tak terduga… jadi Mitsuko melakukannya.

Mitsuko membunuh dirinya sendiri… dia mau mengakhiri semuanya~ jika seorang karakter utama di dalam sebuah game mati, artinya GAME OVER… kedua karakter lainnya, Keiko dan Izumi juga ikut terbunuh karena 1 player… gamenya akhirnya Game Over, karena itu di akhir film Mitsuko bilang "semua sudah berakhir"… begitulah kira-kira intinya.
 

Walaupun sudah dipastikan bahwa film ini menceritakan tentang game, tapi menurutku film ini masih meninggalkan sesuatu yang aneh di benakku…. selain menyimpan cerita tentang game, film ini juga gore dan surealis…. oke! game dan gore memang berhubungan karena di dalam game banyak adegan2 pembunuhan…. tapi bagaimana dengan surealisme??.

Menurutku game dan surealisme tidak terlalu berhubungan erat… di film ini unsur surealis terasa sangat kuat, unsur ini dimunculkan di bagian2 yang kecil… tapi mempunyai rasa yang kuat!... baik di dunia pertama, kedua atau ketiga… banyak ditemukan unsur2 surealis.

Sebagai contoh… di dunia pertama adegan paling surealis itu saat Mitsuko, Aki dkk berada di tepi danau dan melemparkan bantal berisi bulu… banyak bulu berterbangan di sana, dan gerakan di film dibuat slow motion… lalu Mitsuko melihat 2 perempuan di hutan itu, yang tersenyum kepadanya… dia melihatnya saat melempar bantal, di sela-sela bulu yang terbang… 
 


Satu orang memakai seragam sekolah, satu orang memakai gaun putih…terlihat tidak nyambung~ tapi kedua orang itu tersenyum kepada Mitsuko dan menghilang setelahnya.

Setelah melihat akhir film…. di bagian saat Mitsuko masuk ke dalam ruangan yang dipenuhi dengan patung wanita… dua orang aneh ini tampaknya ada di barisan patung itu, hhmm mungkin mereka adalah karakter game juga.

Dan kemunculan bantal putih berisi bulu putih~ yang muncul di dunia pertama dan terakhir juga aneh… kenapa? apakah itu menyimbolkan sesuatu?…. bantal muncul hanya untuk memunculkan bulu?? bahwa bulu yang jatuh melambangkan kehidupan manusia yang sudah ditentukan oleh takdir?.

Lalu memasuki dunia yang ke-2, adegan paling surealis adalah saat Keiko berada di dalam mobil polisi… di sepanjang perjalanan banyak wanita tak di kenal yang berbaris di sisi kanan-kiri mobil dan mereka semua secara bergantian memukul kaca depan mobil, dengan telapak tangannya… sambil tertawa seram… tempat Keiko duduk adalah kursi depan mobil~.

Kemunculan wanita2 aneh ini seolah memberikan ejekan pada Keiko, dan menertawakan nasib Keiko… yang terikat oleh takdir… tawa wanita2 aneh itu terasa mengerikan bagiku…. ditambah lagi kenapa si polisi tidak menyadari bahwa di sekitarnya banyak orang2 aneh yang tertawa?.

Di dunia yang ke-3, adegan paling surealis adalah saat Izumi melewati pagar untuk menghindari musuh…. dia tiba di parkiran mobil, barisan penonton yang ada di sana seolah mengarahkan Izumi untuk berlari ke suatu tempat… akhirnya Izumi tiba di daerah perbukitan batu, yang mirip daerah pertambangan… anehnya, para penonton/supporter tetap ada di tempat aneh itu… mengarahkan Izumi untuk masuk ke dalam gua.

Maksudku… aneh sekali…. mana ada perlombaan lari yang melewati daerah seperti itu dan memasuki gua? tapi penonton tetap ada di sana… mengarahkan Izumi untuk masuk ke gua itu, seolah semua penonton yang berbaris itu telah sepakat untuk menjebak Izumi, itu menyeramkan!!.
 


Di setiap dunia… orang2 umum tampaknya bersikap normal, mereka tidak menyadari bahwa dunia mereka itu aneh… yang menyadari hal ini hanyalah si karakter utama dan mungkin Aki… orang2 itu terlihat sangat mengenal Mitsuko, Keiko atau Izumi, padahal sang karakter utama sama sekali tidak mengenali mereka dan tidak mengenali dirinya sendiri… itu horror!.

Karakter Aki sang sahabat sejati… selalu muncul di dunia pertama, kedua dan ketiga… dia selalu menolong Mitsuko dan memberikan perlindungan padanya… figur sahabat yang baik, tapi kenapa hanya dia yang mempunyai ingatan tentang ke-3 dunia?? Hhmmm.
 
 

Di dunia yang nyata… adegan paling surealis adalah saat Mitsuko muncul di dapur yang sibuk… saat dia memasuki dunia nyata, kenapa dia harus muncul di sana?… ditambah lagi, semua chef yang ada di dapur itu… tidak menyadari kehadiran Mitsuko.

Lalu kakek-kakek itu juga aneh… rambutnya panjang, penampilannya nyentrik… dia terlihat seperti kakek hidung belang saat memencet tombol2 game… anehnya lagi, dia bermain game menggunakan tv yang terlihat kuno.

Dan bagian yang paling misterius di dunia nyata adalah… bagaimana mungkin karakter game bisa muncul di dunia nyata? teknologi macam apa yang bisa melakukannya?… apakah… mereka mendownload otak dan DNA digital, yang ada di program komputer dan memasangkannya pada robot humanoid, yang kita kenal sebagai Mitsuko??.

Hhhmm… entahlah, film ini masih menyimpan banyak teka-teki yang terasa surealis, namanya juga film horror… jadi tidak mudah untuk dimengerti seperti perempuan :P.
 

------------------------------------------

TEORI KEDUA.

Dengan segala keanehannya… mungkin saja film Riaru Onigokko, tidak hanya mengandung cerita tentang game, lebih dalam dari itu!… bagaimana jika Riaru Onigokko ternyata menceritakan tentang kehidupan manusia dan sebuah kritik sosial??.

Mungkin saja di balik cerita tentang game, ada cerita lainnya yang bersembunyi… semacam pesan yang tersembunyi…. dan ini adalah teori yang kedua tentang alur cerita yang sebenarnya dalam film Riaru Onigokko.

Film ini menampilkan 3 karakter utama yaitu Mitsuko, Keiko dan Izumi…
 
 

Pertama Mitsuko… dari apa yang terlihat, Mitsuko bukan tipe siswi SMA yang biasa… dia agak ganjil… mengapa? dalam adegan di dalam bus, semua orang terlihat bersenang senang, mereka tertawa, berteriak dan melempar bantal satu sama lain… bahkan guru dan supir bus tersenyum melihat kelakuan para siswi… hal tersebut menggambarkan bahwa mereka “normal”, mereka semua sama.

Sedangkan Mitsuko, dia sendirian dan malah menulis puisi di buku catatannya... kemudian 2 teman sekelasnya melihat dan mencoba untuk menggodanya… ini tidak menyinggung itu, tapi menganalisis dari kebiasaan ganjil Mitsuko, yang sebenarnya sensitif atas “gangguan” yang diterimanya.

Peristiwa selanjutnya adalah bus teriris menjadi dua bagian, semua orang mati kecuali Mitsuko… ketika dia berjongkok untuk mengambil penanya, hembusan angin mulai memotong semua orang, menjadikan Mitsuko satu-satunya orang yang selamat… apa yang sebenarnya terjadi? di bagian terakhir dari film, Mitsuko malah bunuh diri…. padahal di bagian awal film semua orang mati… tapi dalam kenyataannya, Mitsuko adalah satu-satunya orang yang mati *ini ditunjukkan di bagian akhir film… dan itu yang sebenarnya terjadi.

Mitsuko merasa sendirian, Mitsuko merasa berbeda… dia hanya ingin sebuah akhir.

Kedua adalah Keiko... Keiko adalah orang yang terikat untuk menikahi seseorang… kejadian aneh yang terlihat di dalam film, hanya dilihat dari sudut pandang Keiko sendiri… dimana semua orang terlihat sangat senang untuknya, untuk pernikahannya… tapi mereka hanya seperti itu di depan Keiko… dia tau bahwa dibalik senyuman dan ucapan selamat, itu bukan apa yang mereka pikirkan tentang Keiko… hanya topeng~.

Mungkin, mereka menganggap Keiko menggunakan alasan “pernikahan” menikah dengan mempelai pria, untuk melarikan diri dari kemiskinan~ atau itu hanya untuk uang atau sesuatu semacam itu, bisa juga karena dipaksa.

Mempelai pria, dilambangkan dengan binatang babi, seekor manusia berkepala babi yang kotor dan minjijikkan!... mungkin melambangkan pria yang menikah karena nafsu, bukan cinta… babi menjijikkan melambangkan nafsu yang besar, semacam itu.

Dan Keiko bunuh diri di depan semua orang… adegan dimana Keiko “membunuh” orang-orang di sekitarnya adalah apa yang ingin ia lakukan dengan semua orang… Keiko ingin berteriak, menendang, memukul dan membunuh semua orang…. tapi itu semua hanya apa yang ada di dalam pikirannya - dan sebagai pelarian, dia bunuh diri dengan pecahan botol.

Yang ketiga adalah Izumi… di dalam film, terlihat bahwa Izumi adalah seorang atlet lari yang dipuja oleh semua orang… tapi apa yang salah? dia benar-benar merasa tertekan dengan semua itu, semua orang mengharap terlalu banyak darinya.

Izumi akhirnya sampai pada batasnya… dia tidak senang dengan semuanya, dan sampailah Izumi pada titik dimana dia tidak boleh kalah, karena jika itu terjadi semua orang akan berpikir berbeda tentangnya… akhirnya dia sengaja mengakhiri hidupnya, dia meninggal ketika melompati pagar.

Berikut adalah hal-hal lain yang penting, di dalam film… yang akan membantu untuk mendukung dan memahami teori-teori ini :

Aki bisa berarti terang, cahaya, menguatkan… Aki adalah teman terbaik Mitsuko yang muncul di tiga dunia berbeda… menurutku Aki = teman terbaik, teman, hati nurani, pikiran… dia memerankan peran besar di film ini, tapi kupikir Aki tidak benar-benar ada.

Aki adalah orang yang memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan oleh Mitsuko, Keiko dan Izumi…. dengan kata lain, Aki adalah salah satu wujud dari kata hati, dia adalah pikiran.
 


Lalu karakter kakek yang memainkan game, tidak! cerita itu bukan tentang game!... permainan atau game hanyalah melambangkan sesuatu… film ini mirip seperti yang terjadi di dalam game, semacam “Grand Theft Auto V” dimana di game tsb, kamu bisa “mengontrol” 3 karakter yang berbeda… untuk melakukan aktivitas tertentu.

Artinya film ini didasarkan pada 3 karakter yang mengalami 3 peristiwa yang berbeda… bahwa kehidupan dan tindakan mereka selalu dikendalikan, oleh penghakiman atau penilaian orang di sekitar mereka.

Kakek-kakek itu, mungkin iblis... judul film adalah "Riaru Onigokko"… Riaru = real, Oni = iblis, Gokko = permainan game tag atau bisa berarti pemainan game yang membuatmu percaya.

Jadi "Riaru Onigokko” bisa berarti "tag iblis".

Bagian terakhir, laki-laki dengan celana dalam dan dunia laki-laki… wanita yang suci, mereka sensitif… dunia laki-laki yang didatangi oleh Mitsuko adalah waktu dimana perempuan memasuki masa pubertas atau dewasa… Mitsuko bertemu lawan jenis, mereka bisa saling menyukai dan terjatuh.

Tapi jika salah jalan… laki-laki bisa memperlakukan wanita seperti mainan…. tempat yang penuh dengan patung wanita, menunjukkan bahwa laki-laki sedang menghitung wanita2 koleksinya, menggunakan mereka dan bermain dengan mereka.

Itu mencerminkan~ perlakuan terhadap “kehormatan” wanita di Jepang pada saat ini… kau tau kan? Jepang adalah salah satu negara, yang memiliki banyak sekali model2 “mainan wanita”… video dewasa, manga, anime, game, acara tv, boneka, robot, mainan, makanan dll… yang burhubungan dengan wanita, p-rn-, dan dimainkan sebagai hiburan untuk laki-laki… banyak dijual di Jepang.
 


Bulu-bulu putih yang muncul melambangkan kemurnian atau kesucian… Mitsuko kemudian menjadi berlumuran darah, karena ia akan kehilangan kesuciannya dan akan segera “dimainkan” oleh laki-laki…. oleh karena itu, bulu putih berubah warna menjadi merah karena kesucian telah hilang.  

Mitsuko bilang “jangan memperlakukan kami seperti mainan!” yang membuat pesannya menjadi jelas… wanita dianggap ada hanya untuk kesenangan laki-laki.

Pada akhirnya, kematian dipilih untuk melarikan diri dan semuanya menjadi tidak jelas, seperti di alam mimpi.
 

Ya… begitulah kira-kira teori yang kedua ini… dan ini hanyalah sebuah pendapat, jadi jangan diambil pusing… mungkin jika ada, pendapat lain tentang film "Riaru Onigokko” kamu bisa berbagi pendapat di sini dan menulisnya di kotak komentar.

Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa film Tag - "Riaru Onigokko” benar-benar mengandung sebuah sindiran atau kritikan sosial, tentang wanita…  tentang cara laki-laki memperlakukan wanita saat ini… semoga saja, banyak orang yang menyadari pesan sesungguhnya dari film ini.

Menurutku Tag - "Riaru Onigokko”… adalah film yang bagus, film ini punya banyak arti dan makna… saat menontonnya kamu akan merasakan perasaan tegang dan aneh yang campur aduk… aku menyukai film ini! walaupun aku kurang menyukai ending filmnya. 

Dan kurasa hanya ini, hal yang ingin kusampaikan… terimakasih telah membaca artikel ini dan maaf bila ada kata-kata yang buruk… aku Brilian Ka undur diri dulu ya…

Byeee!! terimakasih!.

Ditulis oleh : Brilian Ka.

JANGAN COPAS TANPA CR dari Kagura Sohma Blog!.
 
 


Cr :

https://www.youtube.com/watch?v=FjKhyND5Xg0
http://angelprisz.blogspot.co.id/2015/11/riaruOnigokko.html



Read more ...»

Alice : Versi Teraneh yang Pernah Dibuat!

On Senin, 10 Agustus 2015 10 komentar



Alice in Wonderland~ siapa yang tidak kenal itu?... cerita tentang seorang gadis kecil yang mengikuti kelinci aneh, terperosok ke dalam lubang kelinci dan memasuki dunia Wonderland

Tapi aku tidak akan membicarakan Alice yang “biasa” seperti yang kalian kenal itu~

Aku akan memperkenalkan Film Alice karya Jan Švankmajer yang dibuat pada tahun 1988… tapi ini akan menjadi spoiler~ jika kalian belum menonton filmnya~

Jadi sebaiknya~ kalian tonton dulu film Alice, setelah itu baru kembali lagi ke artikel ini… jika kalian merasa bingung setelah menontonnya… kita bisa membagi rasa bingung itu~ bersama-sama

Kau bisa mendownload film Alice di http://filmbagus21.com/alice-1988/ jangan khawatir~ subtitlenya, sudah diterjemahkan ke bhs Indonesia… ini aneh~ aku tidak menyangka… ada juga orang Ind yang menerjemahkan film Alice, padahal itu adalah film yang aneh
 


Kurasa~ hanya sedikit orang Ind yang tau film ini, tertarik untuk menontonnya dan bertahan hingga akhir… aku yakin 90% orang yang membaca artikel ini, sebelumnya tidak pernah tahu tentang film Alice karya Jan Švankmajer~ jadi kurasa kalian harus mencoba untuk menontonnya

------------////////---------------

Bagaimana? apa kalian sudah menonton film Alice?… apa yang kalian rasakan??

Jika kalian merasa bingung setelah menontonnya… silahkan~ baca saja artikel ini sampai akhir… aku akan melanjutkan membahas film Alice yang mengagumkan dari Jan Švankmajer

Sebenarnya aku pernah sedikit menyinggung film itu di artikel ini :

Aku juga sudah menjelaskan, siapa Jan Švankmajer di artikel tsb, jadi tidak akan kubahas lagi di sini~

Yah~ versi teraneh dari Alice yang pernah dibuat? tentu saja mengejutkan… cerita asli Alice sendiri sudah aneh~ jadi jika seorang Jan Švankmajer membuat film Alice versinya sendiri… keanehannya pasti akan bertambah 100x lipat~ mungkin lebih
 


Mengingat Jan Švankmajer adalah seorang master yang membuat karya bertema surealis ~ dia membuat film, stop motion dan beberapa karya patung/boneka 3D… yang~ sangat aneh tapi berkesan

Karena inti dari seni surealis adalah meletakkan benda asing atau kata-kata bersama-sama~ sehingga hal-hal itu menjadi aneh dan tampaknya penuh dengan makna… itu seperti menangkap logika dari mimpi tapi memungkinkan hal-hal tsb meresap ke dalam keseharian

Jika membicarakan tentang Alice in Wonderland… kalian pasti langsung ingat dengan kartun Alice in Wonderland versi Disney kan?... yah~ imej Alice di kartun Disney sudah sangat melekat di mata kebanyakan orang… tapi taukah kamu, cerita asli Alice di novel Alice's Adventures in Wonderland karya Lewis Carroll?
 
 

Dan apakah Alice versi Disney sama dengan cerita aslinya?... beberapa orang menganggap Disney telah melakukan “kesalahan” terhadap beberapa budaya populer… yang diangkat di dalam film-film nya… karena mereka telah merusak dan mengubah cerita asli dari budaya populer tsb

Ceritanya diubah menjadi lebih ringan dan sesuai untuk tontonan anak-anak atau keluarga… mereka juga membuat karakter dengan versi imut, beberapa telah menjadi icon untuk menggambarkan tokoh tertentu

Alice dalam Alice in Wonderland digambarkan sebagai gadis kecil berambut pirang dan memakai gaun biru… penggambaran Alice versi Disney~ memang telah mendarah daging~~ orang-orang sampai melupakan cerita asli Alice, dan sebuah tujuan yang ada di dalam cerita tsb

Dalam novel aslinya : Alice's Adventures in Wonderland karya Lewis Carroll… cerita itu  bukanlah sebuah dongeng atau fantasi seperti yang digambarkan dalam film Disney... faktanya~ novel karya Lewis Carroll menampilkan banyak permainan kata yang cerdas, simbolisme dan satire… itu jelas bukanlah cerita anak-anak
 
 

Tapi apa yang Disney lakukan? selain mengubah cerita aslinya, Disney juga dianggap merampas kemampuan anak-anak untuk berimajinasi/membayangkan

Cerita yang aslinya misterius dan mengandung mitos… telah diubah~ bahkan Disney telah menambal semua celah kecil, dan menceritakan cerita itu dengan detail yang cermat… sehingga tidak ada bagian misterius yang tersisah… lalu apa masalahnya?

Coba pikirkan! sedikit bagian misterius, bagian yang tidak diketahui oleh anak-anak di dalam sebuah cerita… otomatis akan merangsang imajinasi anak, membuat anak memikirkan bagian tsb sesuai dengan imajinasinya

Jika cerita itu terlalu detail… anak-anak hanya akan menerimanya begitu saja~~ mereka tidak memikirkan… kenapa seperti itu? kenapa seperti ini? bagaimana jika yang terjadi adalah begini?.. anak-anak tidak akan berpikir sejauh itu, karena cerita yang disajikan pada mereka sudah cukup lengkap… akibatnya anak-anak tidak punya rasa penasaran lagi pada cerita tsb… padahal rasa penasaran yang tinggi akan mendorong anak-anak untuk mengeksplorasi imajinasi mereka

Dengan kata lain~ hanya ada sedikit bagian yang tersisah bagi seorang anak untuk bermimpi
 
 

Cerita asli Alice di novel : Alice's Adventures in Wonderland karya Lewis Carroll… sebenarnya mempunyai tujuan untuk mengeksplorasi sebuah imajinasi/mimpi~ kita semua memiliki ide-ide kita sendiri tentang sesuatu, tentang karakter tertentu di dalam sebuah kisah atau tentang penampilan mereka… dan Novel asli Alice memaksa pembacanya untuk membayangkan hal-hal tsb

Selain itu novel Alice juga mempunyai sebuah misi~ untuk memperkenalkan dunia orang dewasa yang dilihat melalui mata seorang anak… di mana aturan mengatur semua pihak, di mana semua orang tampaknya memahami apa yang terjadi, tapi tidak ada yang bisa menjelaskan apa-apa dan di mana logika telah jatuh dan mati… 
 


Film Alice karya Jan Švankmajer hadir dan membawa semangat dari Novel aslinya… film yang diadaptasi dari novel "Alice's Adventures in Wonderland" karya Lewis Carroll itu… berhasil membawa mimpi untuk hidup~~ 

Yah~ Alice versi Švankmajer~ adalah film membingungkan yang menangkap “mimpi Wonderland” lebih baik daripada kebanyakan versi yang lain... film tsb dianggap paling mendekati dengan cerita aslinya~ di novel karya Lewis Carroll

Hanya saja~ berbeda dengan versi aslinya… Alice versi Švankmajer tidak menempati waktu, tempat atau budaya tertentu… Alice ditempatkan di dalam alam bawah sadar penonton… ya~ sebuah perjalanan menakutkan ke dalam lubang kelinci… dan kamu tidak pernah melihat sesuatu seperti itu... sebelumnya

Selain itu Švankmajer juga mengganti satire yang terkandung di dalam novel~ dengan surealisme murni… dia sama sekali tidak terpengaruh dengan gambar2 ilustrasi yang menyertai novel Alice karya Lewis Caroll… Švankmajer lebih memilih untuk kembali ke teks nya... mengikuti cerita di dalam teks novel

Cerita di teks itu~ tentu saja ambigu, di mana kamu bisa menjelaskan dua hal sekaligus atau meninggalkannya… film dan gambar lebih dibatasi dengan cara itu… cerita dibuat masuk akal dan tidak masuk akal~ keduanya dijahit bersama-sama
 
 

Film Alice karya Švankmajer… tidak dihiasi dengan hal-hal yang menyilaukan… film ini tidak menggurui penonton dengan menciptakan dunia fantasi~ dengan fungsi yang lengkap seperti dalam film-film Disney 

Hal tsb membuat penonton lebih aktif bermain dengan imajinasinya... film Alice dibuat pada tahun 1988 dengan teknologi yang minim… tapi hebatnya~ Alice masih terlihat mengangumkan hingga saat ini…yah~ itu menjelaskan apa yang bisa dilakukan oleh imajinasi di tengah sarana teknologi yang terbatas dalam pembuatan sebuah film

Alice adalah film yang dibuat dari gabungan teknik stop motion dan live action~ dengan teknologi yang masih minim di kala itu… ada adegan saat Alice jatuh di tumpukan daun-daun kering… sebuah meja berlaci muncul dari dalam tumpukan daun itu… saat laci terbuka… semua daun2 kering itu tampak bergerak masuk ke dalam laci… dan akhirnya tidak ada satupun daun yang tersisah di dalam ruangan… padahal awalnya ruangan itu dipenuhi daun2 kering… uuhh~ daun itu banyak sekali, aku membayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat adegan stop motion itu?
 
 

Banyak adegan yang membuatku berpikir… bagaimana cara membuatnya? dan berapa lama itu dibuat?... membuat otakku kadang terlalu sakit untuk memikirkannya~

Alice memanglah film yang sangat unik~ karena film tsb tidak berusaha merasionalkan kegilaan… sebuah mimpi seakan diperpanjang melalui film itu dan di mana mimpi dimulai atau berakhir~ kamu tidak akan mengetahuinya… mimpi yang meresahkan itu membuat sebuah 'rasa'~ yang memaksa semua indra milikmu untuk merasakannya

Jika dibandingkan dengan kartun Alice versi Disney yang menarik dan penuh warna… Alice versi Švankmajer terlihat seperti~ jatuh di suatu tempat… di ujung yang gelap

Beberapa elemen yang muncul~ membuat film ini terasa lebih dari sebuah mimpi~ mungkin mimpi buruk dan ini bukanlah dongeng anak-anak… Švankmajer tampaknya kesal dengan semua versi imut dari "Alice in Wonderland” yang pernah dilihatnya~ jadi dia membuat versi Alice yang cukup berbeda
 


Film Alice seolah berada di dalam ruang-waktu yang menentang logika... film ini menampilkan hal-hal yang akrab tapi tidak terlihat~~ seperti apa yang biasa terlihat

Sebagian besar hal-hal yang terlihat akrab, memang berasal dari cerita asli Alice~ yang dibuat oleh Carroll… misalnya ulat biru, Hatter dan kelinci Hare, botol tinta dan kue ajaib yang bisa mengubah tinggi Alice… itu semua ada di cerita ini, namun terlihat sangat berbeda

------------////////---------------

Di awal film… Alice terlihat duduk di tepi sungai bersama kakaknya yang sedang membaca sebuah buku… Alice tampak bosan jadi dia melempar batu ke sungai

Mulut Alice di-close-up dan dia mulai mengatakan dialognya… Alice mengatakan beberapa kalimat, tapi kata-katanya tampak terputus-putus karena… adegan saat dia berbiacara, selalu diselingi dengan bagian cr film

Pertama Alice mengatakan : “Alice berkata pada dirinya sendiri”… setiap Alice menambahkan kalimat di dialog itu~ … arti keseluruhan kalimat menjadi berubah derastis… yah~ kalimat yang ditambahkan Alice, akan membawa kejutan yang lain
 
Kedua Alice mengatakan : “Sekarang kamu akan melihat sebuah film”
 
Ketiga Alice mengatakan : “Dibuat untuk anak-anak” *sampai di sini dialog masih normal
 
Keempat Alice mengatakan : “Mungkin” *what?! mungkin? satu kata yang menggelitik… jadi ini film tentang apa?
 
Kelima Alice mengatakan : “Tetapi aku hampir lupa”
 
Keenam Alice mengatakan : “Kamu harus”
 
Ketujuh Alice mengatakan  : “Menutup matamu” *apa?! ini film macam apa? kenapa instruksinya seperti itu?
 
Kedelapan Alice mengatakan : “Kalau tidak…” 

Kesembilan Alice mangatakan : “Kamu takkan melihat apa-apa” *duarrr!! ini kalimat terakhir yang langsung nancep di hati… sekaligus menimbulkan banyak pertanyaan
 


Kalimat pembukaan yang sangat keren dari sebuah film~ yang diciptakan oleh seorang ahli surealis … padahal baru kalimat pembukaan~ tapi rasanya sudah membawaku ke atas langit dan sekaligus terjun bebas dari langit itu… film macam apa ini??! yah~ kalimat pembukaan itu memang menggambarkan garis besar dari film Alice

Bagian "mungkin" menjadi bagian yang mengganggu sekaligus menggelitik… seperti mengatakan : harusnya memang untuk anak-anak, tapi hanya sedikit anak-anak yang kuat menonton film ini

Karena film tsb memang sulit dicerna dengan cara biasa serta mengandung beberapa adegan sadis dan menjijikkan… seperti bagian kelinci yang memotong perut atau memenggal kepala, tikus yang membuat api unggun di kepala Alice, kaleng berisi kecoa, lidah katak yang tampak nyata dll
 
 

Di film ini~ Alice memiliki karakter yang santai... dia tidak merasa terganggu atau ketakutan melihat semua hal aneh di sekelilingnya… padahal aku merasa bahwa semua benda/makhluk yang ditemui Alice di Wonderland… terlihat abnormal dan mungkin saja berbahaya 

Aku kadang bertanya… kenapa dia masih betah berada di tempat aneh itu? harusnya dia merasa takut dan lari sejauh-jauhnya dari tempat itu… untuk bertemu dengan sesuatu yang normal dan aman… 

Tapi Alice si gadis kecil… tampaknya masih bisa mewajari dunia Wonderland mengerikan~ miliknya itu… walaupun aku sudah khawatir setengah mati
 
 

Alice terlihat duduk di kamarnya sambil melempar batu ke cangkir teh *ini pemandangan yang cukup aneh

Kamar Alice terlihat berantakan… tempat itu dikelilingi oleh alat2 jahit, boneka porselen, kerikil,  toples aneh, mainan aneh, kerang/rumah keong, mayat serangga dan sampah

Tampaknya~ kamar Alice terhubung dengan dunia Wonderland… memang sulit menggambarkan Wonderland di dalam film ini… tapi beberapa petunjuk terlihat di dalam cerita~ petunjuk itu memberikan pesan bahwa dunia Wonderland milik Alice… dibentuk dari benda2 di kamar Alice~ benda-benda di kamar itu seolah membuat jalan menuju mimpi buruk

Petunjuk yang ditemukan~ menambah perasaan yang aneh… seolah Alice bermain sendiri di dalam film... dan Alice mengarang cerita... semakin aktif Alice terlibat di dalam fantasi, maka karakter yang lebih hidup muncul

Memang tidak benar-benar jelas apakah Alice bermimpi atau tidak... rasa ambigu telah memenuhi film tsb… seakan cerita Alice in Wonderland menjadi sebuah kisah~ tentang seorang anak misterius, yang menjadi korban delusinya sendiri
 
 

Aktris yang berperan sebagai Alice di film ini… sangat menjiwai perannya~ dia hebat untuk memerankan karakter yang ambigu… dia terlihat bingung dengan cara yang tenang, aku suka aktingnya itu! aku juga suka matanya yang indah!… tapi kadang aku tidak mengerti~ sesungguhnya… apa yang Alice inginkan?

Hhhmmm~

Selanjutnya mari kita membicarakan tentang White Rabbit di film ini… jika dibandingkan dengan Alice, karakter White Rabbit dibuat lebih rumit… dia terlihat tergesa-gesa dan selalu khawatir

White Rabbit adalah boneka kelinci di kamar Alice… dia memakai pakaian sendiri dan meraih gunting untuk melarikan diri… anehnya, awalnya dia berjalan di kamar Alice~ tapi kamar itu berubah menjadi sebuah tanah lapang yang kering dan berbatu
 
 

Kelinci itu tampak menakutkan dengan tatapan mata aneh dan giginya yang besar… daripada melompat masuk ke lubang kelinci, makhluk gila itu malah merangkak ke dalam laci meja, yang berada di tengah tanah lapang… laci tsb berfungsi sebagai pintu masuk ke sebuah gua yang gelap, mengarah ke dunia mimpi~~ yang tidak terlihat seperti Wonderland

Alice mengikuti kelinci~ masuk ke dalam laci dan jatuh di lubang kelinci… tapi itu bukanlah lubang kelinci~ seperti di dalam cerita yang sudah familiar 

Lubang tsb lebih seperti lift~ yang turun melewati beberapa benda aneh… misalnya kerangka dan mayat binatang~ yang tampaknya telah mengalami deformasi… mainan aneh dan benda2 di dalam toples yang menjijikkan

Lubang kelinci yang tidak biasa… tapi anehnya cocok untuk citra film tsb

Wonderland di dalam film ini… benar-benar tak terbayangkan sebelumnya~ melebihi mimpi dan imajinasi~

Menariknya~ mimpi-mimpi aneh dan hal-hal penuh imajinasi itu… hanya berasal dari benda-benda rumah tangga, benda di kehidupan sehari-hari dan sampah… yang tampaknya dikumpulkan untuk membuat film ini tak terlupakan 
 
 

Ada ulat yang terbuat dari kaus kaki, jamur terbuat dari pegangan pintu kayu, Alice yang mengecil adalah boneka porselen seram, cacing terbuat dari kaus kaki, landak adalah bantal jarum dll

Itu terdengar aneh bukan? tapi masih ada beberapa elemen di film itu yang sangat membekas di dalam kepalaku~ karena benar benar aneh… misalnya pin di dalam selai nanas, semangkuk sereal penuh serbuk kayu, mentega yang dioleskan pada jam, kunci dalam kaleng sarden, ratu dua dimensi dll 

Semuanya terlihat membingungkan! dan benar-benar menyentuh “rasa” ku… hingga bisa membuat mulut ini menganga

Dari semua elemen aneh yang muncul di dalam film itu… ada satu yang paling membuatku bingung~ yaitu kemunculan meja berlaci di sebuah ruangan… meja itu hanya ada satu di sebuah ruangan… anehnya meja berlaci berulang kali muncul di Wonderland~
 
 

Laci di meja itu selalu mempunyai isi yang tidak bisa ditebak… laci tsb hanya bisa dibuka jika Alice menarik menggunakan jarinya… Alice sering mengecil menjadi boneka porselen, atau berubah kembali menjadi manusia karena memakan benda dari dalam laci itu

Ada beberapa adegan yang diulang-ulang~ di dalam film Alice… salah satu yang sangat menjengkelkan adalah adegan pesta minum teh… menunggu bagian itu untuk berhenti rasanya sangat lama dan membosankan

Tapi kurasa Svankmajer hanya berusaha untuk menghipnotis penonton dalam adegan itu… karena Svankmajer memang bertujuan langsung menyentuh alam bawah sadar penonton

Sekarang~ bagaimana jika kita membicarakan Wonderland di film ini? maksudku setting tempat pengambilan gambar… bagaimana Wonderland digambarkan di film Alice?

Yah~ sebagian besar adegan di film tsb… diambil di dalam ruangan atau kamar~ di dalam sebuah rumah yang terbuat dari mainan balok kayu… ada juga adegan yang diambil di sebuah ruangan~ yang terlihat seperti panggung pertunjukan… dengan background panggung~ bergambar awan, laut atau taman
 
 

Hanya sedikit adegan yang diambil di luar ruangan, di bawah langit dan di tepi sungai yang sebenarnya… Wonderland di sini hanya terlihat seperti itu~ berbeda dengan penggambaran alam fantasi dari film-film Disney

Setting tempat di film Alice hanya menampilkan pemandangan suram dan sunyi… semua tempat2 itu tampak kotor, usang dan diabaikan~ tapi tampak berkesan dan memiliki arti… sebenarnya setting tempat yang kotor dan berantakan adalah salah satu ciri khas, yang sering muncul di film2 buatan Svankmajer

Oiya! ada satu hal yang menarik~ dari penggambaran Wonderland di film Alice… yaitu tidak ada titik yang benar-benar konstan dalam "Alice", cara dia bergerak dari ruangan satu ke ruangan lainnya terlihat membingungkan… tidak mungkin untuk melacak di mana dia sekarang? setelah itu dia akan kemana?... bahkan sulit memahami di mana karakter lain/benda2 akan muncul dan menghilang... gambar terus datang bertubi-tubi dan penonton hanya diharapkan untuk mengikutinya

Hal itu memberikan nuansa asing yang merangkak di dalam kepala… membuat sebagian besar film menjadi aneh
 
 

Selain setting tempat~ ada satu lagi bagian penting di film ini yang unik… yaitu cara film ini menampilkan suara/bunyi/musik

Adegan2 di dalam film Alice… sebagian besar digambarkan tanpa kata-kata… semua karakter di film Alice tidak berbicara… ada satu karakter yang menangis seperti bayi… selain itu tidak ada yang bersuara… satu2nya yang bisa bersuara hanya Alice… Alice membawakan narasi cerita dari awal-akhir film…  semua karakter dari film yang berbicara~ suaranya diisi oleh Alice… mereka tidak berbicara secara langsung… mereka berbicara lewat Alice

Mulut Alice di-close-up secara ekstrim saat dia mengatakan sebuah kalimat… atau menyuarakan karakter2 di film itu… setelah membaca dialog, mulut itu mengatakan sesuatu seperti~ "kata White Rabbit" atau “perintah Ratu Hati”… tapi Alice membaca dialog dengan nada yang datar dan intonasi yang sama… ini menambah keanehan di dalam film
 
 

Film Alice tidak banyak menampilkan musik atau backsound~ kecuali di awal dan akhir film… suara yang muncul di film ini, selain dialog dari Alice… hanyalah suara pintu, suara air, suara benda yang dilempar atau dipukul, suara jam, suara burung dll~ di sebuah adegan… sehingga memberikan pengalaman menonton yang sangat aneh dan unik

Yah~ itulah kesan-kesanku yang panjang setelah menonton Film Alice karya Jan Švankmajer yang diadaptasi dari novel aslinya : Alice's Adventures in Wonderland karya Lewis Carroll

Film itu hanya berdurasi satu setengah jam… tapi saat aku menontonnya~ rasanya seperti naik roller coaster yang aku tidak tahu dimana dimulainya, dimana berakhirnya atau akan kemana tujuannya?.. yang kutahu aku hanya naik dan terjun~ begitu seterusnya… setiap menit di film Alice, ada plot twist yang membuat akalku mati~

Yah ini adalah film yang sangat menarik dan tak terlupakan!... jika kamu menontonnya berulangkali… itu tidak akan membuatmu bosan~ karena rasa kebingungan yang kamu dapat akan tetap sama~~ seperti saat pertamakali menonton film ini… kamu tidak akan menemukan jawaban yang kamu inginkan… walaupun sudah menontonnya 100x, jadi ini bukan film yang membosankan
 
 

Svankmajer melihat Alice In Wonderland~ sebagai sebuah cerita yang terinspirasi dari kecemasan orang dewasa… yang hanya diingat ketika mereka tidur~ itu sebabnya di awal film, Alice mengatakan "Kamu harus menutup matamu, kalau tidak~ kamu takkan melihat apa-apa”

Jika Alice adalah film anak-anak… maka Alice merupakan salah satu film terbaik yang pernah dibuat~ untuk anak-anak *mungkin untuk anak-anak… karena menghormati mereka seperti orang dewasa, di sisi lain juga memungkinkan mereka untuk menjadi anak-anak

Brilian K

Follow IG? KLIK!
 


CR :
http://thequietus.com/articles/06368-close-your-eyes-or-you-won-t-see-anything-jan-svankmajer-s-alice-in-wonderland
http://io9.com/5942362/the-weirdest-alice-in-wonderland-movie-ever-made
https://thedissolve.com/reviews/710-alice/
http://www.examiner.com/review/review-jan-svankmajer-s-alice

Read more ...»

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA (^_^)

.............